wisata hobby dan lingkungan hidup

Jumat, 09 Oktober 2015

WIJAYA KUSUMA, BUNGA YANG PENUH MAKNA


Silahkan Klik Topik Lainnya :

Kegiatan Lingkungan dan Fakultas Teknik,  Wisata Padang Sumatra Barat,  Umroh Makkah Madinah,  Wisata Singapore,  Wisata Phuket Thailand,  Wisata Karimunjawa,  Wisata Malang Bromo,  Wisata Ende Flores,  Wisata Tidung Kepulauan Seribu,  Wisata Pangandaran,  Wisata BandungWisata Malang Batu,  Wisata Melaka Kuala Lumpur

Wijayakusuma merupakan bunga yang memiliki mitos atau kepercayaan yang diyakini banyak orang. Ada 2 tumbuhan yang dikenal masyarakat sebagai wijayakusuma, yaitu Epiphyllum oxypetalum dan Pisonia grandis var Silvestris.
Pisonia grandis var Silvestris
Pisonia, yang berbunga pada siang hari dan berbau harum ini merupakan jenis wijayakusuma yang di keramatkan oleh kasunanan Surakarta2) ini  tumbuh di Kepulauan Seribu, Pulau karang di Nusakambangan, Kepulauan Karimunjawa, Bali dan Ambon. Dapat tumbuh setinggi 13 meter , bentuk bunga mirip terompet,kelopaknya berwarna hijau dan mahkotanya putih.diameter bunga sangat kecil. Dalam satu tangkai bunganya akan mekar secara bertahap. Daya mekarnya hanya satu hari setelah itu layu dan kering, dari satu tangkai, sedikit sekali bunga yang menjadi buah.
Epiphyllum oxypetalum
Yang lebih dikenal oleh masyarakat sebagai Wijayakusuma adalah dari jenis kaktus dari spesies Epiphyllum oxypetalum, berwarna putih mekarnya hanya tengah malam sehingga  dikenal juga dengan nama Ratu malam (Queen of the night).Julukan lainnya untuk bunga ini adalah Midnight Flower (bunga tengah malam) dan Orchid Cactus (kaktus anggrek). Sebutan untuk kaktus anggrek, beralasan karena tanaman yang tergolong sukulen ini, bunganya mirip anggrek.
Saat ini , kecantikan bunga wijayakusuma dapat dinikmati dalam berbagai warna selain varietas aslinya yang berwarna putih, varietas inji dinamakan Wijaya kusuma hybrid, diantaranya pink, merah, merah marun, kuning, oranye, merah dan putih (bagian mahkota luarnya berwarna merah, bagian dalamnya berwarna putih), ungu, merah ungu, kuning – putih dan putih-ungu.
Tanaman ini berasal dari hutan-hutan tropis Amerika Selatan, datang ke Asia Tenggara tahun 1920 lewat China. Di India, bunga ini memiliki mitos bahwa orang yang berdoa kepada Yang Maha Kuasa ketika bunga ini mekar, keinginannya akan terpenuhi. Di kalangan masyarakat Tionghoa, bunga ini terkenal dengan sebutan Keng Hwah, yang berarti “ bunga yang indah dan agung”. Keng Hwah dipercaya sebagai bunga yang membawa hoki, barangsiapa yang melihat bunga ini mekar, akan mendapatkan keberuntungan, sehingga ada yg rela menunggu hingga tengah malam untuk melihat mekarnya sang ratu malam


Pustaka :
1.Trubus, Edisi Oktober 1991

2.www.angelnurserry.com
Wijayakusuma (Epiphyllum oxypetalum)
Bunga sedang mekar
Daun Wijayakusuma

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.